|
Mengingat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) BANTEN, teringat waktu dulu, sebuah bangunan kuno yang disulap sebagai kegiatan perkuliahan yang terletak di Jl Letnan Djidun Kepandean Serang. Kesan kumuh tak bias terhindarkan…………. Tapi kini ……… …… siapa sangka …… Kampus dengan Gedung milik sendiri dengan gaya Minimalis yang bersih, hijau, dengan dikemas suasana akrab, hangat, dan sederhana, yang seakan menjadi kultur komunitas dosen, karyawan dan segenap mahasiswanya. Kehangatan dan kesederhanaan itu mewarnai disetiap sudut kehidupan kampus STIE BANTEN. Kehangatan Nampak jelas pada setiap hubungan timbal balik antara mahasiswa, dosen dan karyawan. Hal ini terbukti ketika terpisah lama dari sekian banyak mahasiswa pasti para dosen dan karyawan masih mengingat beberapa mahasiswa yang pernah belajar di sana, sebaliknya walaupun status mahasiswa telah berubah menjadi ber bagai macam profesi pasti masih mengingat beberapa dosen dan karyawan. Serupa dengan kehangatan, kesederhanaan hadir di mana-mana walaupun waktu menjadi perbedaan. Ketika masih bersama-sama antara dosen dan mahasiswa berada dalam ruangan yang sama, kedua belah pihak menunjukkan sifat sederhana, baik dalam berpenampilan, bergaul, berpikir tidak neko-neko, berkehendak tidak aneh-aneh. Kalaupun ada yang sedikit aneh, seringkali mereka kita anggap “alien” dari luar angkasa. Ketika ruang dan waktu memisahkan kedua belah pihak, apabila ada yang bertemu dengan seorang karyawan, seniman, dosen, apalagi seorang guru, baik hati, cakap, apalagi penampilannya sederhana, pasti ada yang mencoba bertanya: “Apakah Anda lulusan STIE Banten?” Di tengah-tengah banyak PTS tampil dengan semboyan-semboyan yang menunjukkan sebuah lembaga atau institusi yang mengedepankan kemajuan teknologi, mencetak para pemimpin, atau mendidik calon pengusaha yang sukses untuk kehidupan di masa yang akan datang, sungguh bangga rasanya menimba ilmu di STIE BANTEN yang memiliki semboyan Quality Inside yang kemudian di-ejawantah-kan dalam muatan Knowledge Based Business Development Center terasa sangat menyentuh amat dalam, sesuatu yang hakiki tanpa mengenal kasta dan keadaan, tidak hanya apa yang dapat dilihat orang lain dari luar, tetapi dirasakan dan bermanfaat bagi orang lain dalam kehidupan. Sebuah harapan, bila kehangatan, kesederhanaan dan humanisme itu masih menjadi pilar Kampus STIE BANTEN sampai detik ini mungkin banyak persoalan di negara kita, misalnya korupsi, kesewenang-wenangan, kekerasan, dan ketidakadilan perlahan akan menyusut. Viva STIE Banten!!!! |